POKDAKAN 

Sebaran POKDAKAN Quality Assurance di Sulawesi Selatan

Kota Makassar

Garis Lintang untuk Pangkalan Pendaratan Ikan Paotere adalah 5° 6'38.40"S dengan garis bujur 119°25'11.33"E tepatnya di Jl. Sabutung 1 No. 3 Makassar yang dibangun dengan tujuan untuk menciptakan fasilitas pendaratan ikan hasil tangkapan nelayan sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi nelayan. Sasaran yang ingin dicapai dalam pembangunan unit ini adalah ketersediaan fasilitas yang memadai guna mengembangkan potensi komoditas tangkap di Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, pengelolaan PPI Paotere oleh pemerintah Kota Makassar telah menyerahkan personil, prasarana, pembiayaan dan dokumen (P3D) ke pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Namun hingga sekarang pengelolaan PPI Paotere masih dilakukan oleh Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar. Pada tahun 2018 sempat dilakukan rehap melalui anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk merubah PPI Paotere menjadi pasar higienis. Namun hingga sekarang, penganggaran untuk pembangunan, renovasi dan perbaikan sarana prasarana tidak pernah dilakukan lagi mengingat status lahan PPI Paotere milik PELINDO

Pangkalan Pendaratan Ikan Paotere memiliki luas lahan ± 1.800 M2 dilengkapi dengan fasilitas Cool stroage, Solar Paket Dealer Nelayan (SPDN), pabrik es, gedung tempat pelelangan ikan atau pemasaran ikan dan kantor
PETA LOKASI

Kabupaten Pangkep

Pada umumnya Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, komoditi perikanan yang dibudidayakan di tambak terdiri dari 4 (empat) komuditi yaitu Udang Vannamei, Udang Windu, Ikan Bandeng dan Rumput Laut. Hasil capaian produksi budidaya selama 5 (lima) tahun.
Data Demografi Desa Bontomanai, dan Desa Manakku, Kecamatan Labakang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan

PETA LOKASI

Kabupaten Pinrang

Pada umumnya komoditi perikanan yang dibudidayakan di Kabupaten Pinrang yaitu Udang Vannamei, Udang Windu, Ikan Bandeng. Hasil capaian produksi budidaya selama 3 (tiga) tahun
Data Demografi Kawasan Kampung Budidaya
Kelompok Pembudidaya Ikan di Kecamatan Mattirosompe, Kabupaten Pinrang
a. Data Wilayah :
• Nama Kampung : Kelurahan Pallameang, Desa Patobong dan Desa Mattogang tongang, Kecamatan Mattirosompe, Kabupaten Pinrang
• Luas areal total potensi : 3.804,34 Hektar
• Luas Areal yang Diusahakan : Luas areal budidaya yang mencapai 116 Ha dengan rata – rata luas perunit kolam budidaya mencapai 1Ha – 5 Ha. Jumlah rata – rata unit kepemilikan per pembudidaya sebanyak 4 unit.
• Jenis Usaha : Pembesaran Udang Windu
• Populasi Penduduk : 28.339 jiwa, 6.562 jumlah rumah tangga.
• Populasi Usaha Perikanan : 21 kelompok pokdakan,11 penggelondongan dan 17 kelompok usaha pengolah/pemasar hasil perikanan.
• Potensi Komoditi Ikan : Udang Windu
• Produksi : 1.028,84 ton
• Nilai Produksi : Rp. 82.306.916.000
• Sumber Benih : Takalar, Hatchery Barru, Penggelondongan milik masyarakat di Kecamatan Mattirosompe.
• Daerah Pemasaran : Provinsi Sulawesi Selatan (lokal) dan Ekspor ke Negara Jepang.

b. Tenaga Kerja :
• Penggelondongan : 11 Unit (11 orang)
• Jumlah Pokdakan : 21 kelompok
• Pembudidaya : 7.470 orang
• Pengolah/ pemasar : 185 orang

PETA LOKASI
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram